Produksi Telur dan Reproduksi Ayam Silangan Antara Ayam Merawang dengan Ayam Arab serta Pendugaan Nilai Ripitabilitasnya

S. Darwati, R. Afnan, H. Nurcahya, N. Widayanti

Abstract


Salah satu ayam lokal Indonesia yang memiliki potensi penghasil telur dan daging atau tipe dwiguna adalah ayam merawang (M) dan ayam lokal petelur adalah ayam arab (A). Persilangan kedua ayam lokal tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas ayam lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa produksi dan reproduksi persilangan ayam merawang dan arab. Selain itu, menganalisis nilai ripitabilitas sifat produksi dan reproduksi persilangan ayam merawang dan arab. Persilangan yang diamati terdiri dari MAMA, AMA, dan MAA dengan ratio jenis kelamin 1 jantan dengan 2 betina. Pakan yang diberikan adalah 60% pakan ayam petelur dicampur dengan 40% dedak padi. Koleksi pengumpulan telur tetas 1 minggu sesuai periode memasukkan ke mesin tetas per minggu. Peubah yang diamati untuk sifat produksi yaitu: bobot telur, indeks telur, produksi telur, konsumsi dan sifat reproduksi yaitu: konversi pakan, fertilitas, daya tetas, serta kematian embrio. Data peubah yang diukur dianalisis ragam dan diduga nilai ripitabilitasnya.  Berat telur AMA (48 g) nyata paling berat dibanding MAMA (46 g) dan MAA (38 g) dengan indeks telur 0,77-0,78.  Produksi telur berkisar 52,4%-59,5%, konsumsi pakan dan konversi pakan tidak berbeda nyata diantara ketiganya. Fertilitas, daya tetas, dan mortalitas embrio tidak berbeda. Nilai ripitabiltas sifat produksi berkisar 0,2-0,8  tergolong sedang hingga tinggi, namun nilai ripitabilitas untuk sifat reproduksi rendah. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persilangan ayam merawang dengan arab memiliki potensi sebagai ayam lokal petelur.  


Keywords


persilangan merawang dengan arab; produksi; reproduksi; ripitabilitas

References


Abidin, Z. 2003. Membuat dan Mengelola Mesin Tetas Semi Modern. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Astomo, W., Septianova, D., dan Kurtini, T. 2016. Pengaruh sex ratio ayam arab terhadap fertilitas, daya tetas, dan bobot tetas. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 4(1): 6-12.

Becker, W. A. 1985. Manual of Quantitative Genetics. Ed ke-3. Pullman, Washington: Washington State University.

Darwati, S., Afnan, R., and Maulana, V. S. 2017. Growth of merawang chiken with arab chiken crossing and its reciprocal at 1 to 10 weeks of age. International Seminar on Tropical Animal Production. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. 303-308.

Depison. 2006. Evaluasi hasil persilangan ayam lurik, ayam merawang dan ayam komering. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan 9(4): 267-276.

Herlina, B., Karyono, T., Novita, R., dan Novantoro, P. 2016. Pengaruh lama penyimpanan telur ayam merawang (Gallus gallus) terhadap daya tetas. Jurnal Sains Peternakan Indonesia 11 (1): 48-57.

Indra, G. K., Achmanu., dan Nurgiartiningsih, A. 2013. Performans produksi ayam arab (Gallus turcicus) berdasarkan warna bulu. J. Ternak Tropika 14(1): 8-14.

Mattjik, A. A dan Sumertajaya, I. M. 2013. Perancangan Percobaan. Cetakan ke-4. Bogor: IPB Pr.

Noor, R. R. 2008. Genetika Ternak. Bogor: Penebar Swadaya.

Nuraini., Hidayat, Z., dan Adrial. 2016. Produksi dan karakteristik telur ayam merawang dengan system pemeliharaan secara intensif di Kebun Percobaan Petaling Kepulauan Bangka Belitung. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian. Banjarbaru: BPTP Kalsel. 1108-1114.

Suprijatna, E., Mahfudz, L. D., dan Sarengat, W. 2006. Performans produksi telur ayam arab akibat pemberian ransum berbeda taraf protein saat pertumbuhan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Semarang: Universitas Diponegoro. 656-662.

Toye, A. A., Sola-Ojo, F. E., and Ayorinde, K. L. 2012. Egg production, egg weight and egg mass repeatability, and genetic gain from use of multiple time-spaced records in Black Harco and Lohman Brown layers. Centrepoint Journal 18 (2) : 147-156.

Udeh, I. 2010. Repeatability of egg number and egg weight in two strains of layer type chicken. International Journal of Poultry Science 9 (7): 675-677.




DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.21.2.102-108.2019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) 

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.