Kualitas Fisik Kompos dengan Pemberian Isi Rumen Sapi dan Aplikasinya pada Perkecambahan Jagung

N. Hidayati, D. K. Agustina

Abstract


Isi rumen mengandung mikroba yang sangat besar, limbah ini sebenarnya sangat potensial bila dimanfaatkan sebagai starter. Pemberian isi rumen sapi terhadap pembuatan pupuk kompos dan kualitas pupuk kompos yang dihasilkan masih perlu dikaji. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian isi rumen sapi terhadap kualitas fisik pupuk kompos. Penelitian ini dilakukan dengan metode percobaan (eksperimen) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya yaitu Kontrol (P0): jerami dan kotoran sapi tanpa isi rumen sapi, P1-P4: jerami dan kotoran sapi serta isi rumen diberikan berturut-turut pada kompos umur 0, 10, 20, dan 30 hari. Perbandingan jerami dan kotoran sapi yang digunakan yaitu 1:1 (b/b), serta 10% isi rumen. Pengamatan dilakukan pada sifat fisik kompos, bobot basah dan bobot kering kompos, serta uji kualitas pupuk kompos pada perkecambahan jagung.  Berdasarkan hasil penelitian pemberian isi rumen sapi pada saat pengomposan mempengaruhi sifat fisik dari kompos yaitu suhu, kelembaban, dan tekstur kompos yang terlihat pada P1-P4 (P<0.05), namun untuk pH dan warna kompos sama. Bobot basah dan bobot kering kompos lebih tinggi pada perlakuan yang diberi isi rumen sapi pada P1-P4 (P<0.05), namun kadar air kompos sama. Pemberian kompos isi rumen pada biji jagung tidak dapat meningkatkan persentase perkecambahan dan tinggi benih jagung. Kompos yang diberi isi rumen sapi nyata lebih bagus kualitasnya dibandingkan dengan kompos tanpa isi rumen sapi.


Keywords


isi rumen sapi; kualitas fisik; pengomposan; perkecambahan jagung; pupuk organik

References


Bakrie, M. M., Anas, I. dan Sugiyanta, Komaruddin. 2010. Aplikasi pupuk anorganik dan organik hayati pada budidaya padi SRI (System of Rice Intensification). J. Tanah Lingk. 12 (2): 25-32.

Gaur, A. C. 1986. A Manual of rural Composting. FAO/UNDP Regional Project Divition of Microbiology. Agriculture Institute. New Delhi. Indian.

Kusmiyarti, T. B. 2013. Kualitas kompos dari berbagai bahan baku limbah organik. Agrotrop 3(1): 83-92

Maradhy, E. 2009. Aplikasi campuran kotoran ternak dan sedimen mangrove sebagai aktivator pada proses dekomposisi limbah domestik. [Tesis]. Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Makassar.

Musnamar, E. I. 2009. Pupuk Organik: Cair dan Padat, Pembuatan, Aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Purwendro, D. dan Nurhidaya, T. 2007. Pembuatan Pupuk Cair. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rynk, R. 1992. On-Farm Composting Handbook. Northeast Regional Agricultural Engineering Service. Ithaca: Cornell University.

SNI (Standar Nasional Indonesia). 2004. Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik. 19-7030.

Sumekto, R. 2006. Pupuk Organik. Klaten: Intan Sejati.

Suripti, S. 2012. Respon fisiologi tanaman jagung dan cabai terhadap aplikasi pupuk organik yang diperkaya dengan pupuk hayati pada dua lokasi pengujian yang berbeda. [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor

Thalib A, B. Haryanto, S. Kompiang, I.W. Mathius, dan A. Aini. 2000. Pengaruh mikromineral dan fenilpropionat terhadap performans bakteri selulolitik cocci dan batang dalam mencerna serat hijauan pakan. J. Ilmu Ternak Vet. 5(2): 92 - 99.

Widawati, S. 2005. Daya pacu aktivator fungi asal Kebun Biologi Wamena terhadap kematangan hara kompos, serta jumlah mikroba pelarut fosfat dan penambat nitrogen. Biodiversitas 6 (4): 240-243.

Widarti, B. N., Wardah, K. W. dan Edhi, S. 2015. Pengaruh rasio C/N bahan baku pada pembuatan kompos dari kubis dan kulit pisang. Jurnal Integrasi Proses 5 (2): 75-80.




DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.21.2.76-84.2019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) 

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.