Identifikasi Permasalahan yang Dihadapi oleh Anggota Forum Silaturahmi Peternak Kambing di Sumatera Barat

F. T. Intano, F. Madarisa

Abstract


Satu kajian awal telah dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh peternak anggota forum silaturahmi peternak kambing Sumatera Barat (FSPKSB). Data primer dikumpulkan memakai pendekatan partisipatif yang diambil dari konsep ‘proses belajar sosial’ untuk dua tujuan; (1) mendapatkan informasi mendalam tentang pemeliharaan ternak dan (2) upaya untuk memperbaiki kesadaran dikalangan 28 orang peternak anggota forum. Analisa data menggunakan kerangka logis dengan pengungkapan secara deskriptif rasional. Hasil kajian adalah peternak kambing menghadapi sejumlah masalah, terdiri dari; mutu bibit, penyediaan pakan, pencegahan penyakit, perluasan pasar untuk menambah produksi dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta kebijakan pendukung. Transformasi untuk merevitalisasi pengelolaan agribisnis ternak kambing mestinya mewujudkan proses dan produk yang standar. Hal ini sesuai dengan aturan perundang-undangan dari lembaga berwenang.


Keywords


masalah peternak kambing; organisasi peternak; perencanaan

References


Anderson, J dan K. Hoff. 1993. Technological Change, Imperfect Markets and Agricultural Extension: An Overview, dalam. Hoff, K; A Braverman dan J Stiglitz (ed). The Economics of Rural Organization: Theory Practice and Policy. Oxford University. Oxford.

Arab News. 2018. How a Saudi dairy farmer brought camel milk to the US. May 31. 2018.

Bank Dunia. 2007. World Development Report 2008. Agriculture for Development. The World Bank. Washington.

Chambers, R. 1986. Pembangunan pedesaan: Mulai dari belakang. LP3ES. Jakarta.

Daily Sabah. 2018. New Zealand to slaughter 150,000 cows to end disease. Ankara. Published in May 28, 2018.

Hellyward, J., Erinaldi, dan F. Madarisa, 2017. Dnamika pembangunan kawasan peternakan. Andalas University Press. Padang.

Juma, C. 2005. Biotechnology in a Globalizing World: The Coevolution of Technology and Social Institutions. BioScience: Vol. 55, No. 3, pp. 265-272.

Juma, C. 2011. The New Harvest: Agricultural Innovation in Africa. Oxford University Press. New York.

Lukman, N. 2018. Dorong konsumsi susu segar lokal. Padang Ekspres. Selasa 5 Juni 2018. hal 4.

Madarisa, F. 2014. Teknik menyusun usulan kegiatan penyuluhan pertanian. Andalas University Press. Padang.

Miller, B., JP Dubeuf., JM Luginbuhl, dan J Capote. 2012. Scaling Up Goat Based Interventions to Benefit the Poor. A Report by the International Goat Association based on the IGA/IFAD Project, 2011-2012

Presiden Republik Indonesia. 2011. Peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 48 tahun 2011 tentang Sumberdaya genetik hewan dan perbibitan ternak. Lembaran negara nomor 123 tahun 2011.

Rischkowsky, B. 2017. Update on the sheep and goat meat value chain transformation in Ethiopia. Paper pada workshop on developing intervention packages for small ruminant value chain target sites, Addis Ababa, 19-20 April 2017.

Steinfeld, H., H. Mooney., F. Schneider, dan L. Neville. 2010. Livestock in changing lanscape: Drivers, Consequences and Responses. Vol 1. Island Press. Washington.

Suhubdy., Sukardono, dan A. Fachry. 2018. Pedoman perencanaan pembangunan peternakan Indonesia. Rajagrafindo Perkasa. Depok.

Yesufu, O. A., R. Kassali., F. J. Aremu, dan M. O. Ojo. 2017. Market Analysis of Smallholder Goat Enterprise under Tropical Conditions. DOI: 10.1515/ ats‑2017‑0013 Agricultura Tropica Et Subtropica 50/3, 121–127, 2017.




DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.20.3.181-192.2018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) - Indonesian Journal of Animal Science

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.
Copyrights by Unand © 2015