Frekuensi Pemberian Ransum Secara Periodik dan Level Protein Terhadap Karkas dan Gambaran Darah Itik Lokal Sikumbang Janti

T. D. Nova, S. D. Anggraeni, M. Wardiansyah, E. P. Ramadhani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi jadwal pemberian pakan secara periodik dan level protein terhadap performan dan gambaran darah itik lokal Sikumbang Jati. Penelitian ini menggunakan 108 ekor DOD umur 14 hari.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola Split-plot 3x3 dengan 3 ulangan. Faktor A adalah jadwal pemberian pakan yaitu A1 (pemberian pakan 2 kali dalam sehari), A2 (pemberian pakan 4 kali dalam sehari), A3 (pemberian pakan 6 kali dalam sehari) dan faktor B adalah pemberian level protein 18%, 20%, dan 22%. Parameter yang diukur adalah performan itik (bobot karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal) serta gambaran darah (jumlah eritrosit, hemoglobin, dan nilai hematokrit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi terbaik antara jadwal pemberian pakan secara periodik dan level protein adalah pada jadwal pemberian pakan sebanyak 6 kali dan level protein 22% terhadap bobot karkas, sedangkan untuk persentase karkas rata-rata tertinggi adalah jadwal pemberian pakan sebanyak 6 kali dan level protein 22%. Untuk Lemak abdominal menghasilkan interaksi tidak berbeda nyata jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan hematokrit. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah  eritrosit berkisar 1,72-2,21 juta/mm3, kadar hemoglobin berkisar 12,90 -14,94 g/100 ml, dan nilai hematokrit berkisar 48,55%. Kesimpulan penelitian ini jadwal pemberian pakan secara periodik dan level protein adanya interaksi antara bobot karkas dan persentase karkas tetapi tidak berpengaruh pada lemak abdominal dan gambaran darah itik Sikumbang Janti.  


Keywords


bobot karkas; eritrosit; hematokrit; lemak abnominal; persentase karkas

References


Astuti, I. P. 2014. Persentase karkas dan non karkas itik mendalung persilangan entok dengan itik cihateup pada umur berbeda. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Bregendahl, K., J. L. Sell, and D. R. Zimmerman. 2002. Effect of low protein diets on growth performance and body composition of broiler chicks. Poult. Sci. 81:1156-1167.

Cunningham, J. G. 2002. Textbook of Veterinary Physiology. Ed ke-3. Philadelphia: WB. Saunders Company.

Dharmawan, N. S. 2002. Pengantar Patologi Klinik Veteriner, Hematologi Klinik. Skripsi. Universitas Udayana: Denpasar.

Erniasih, I. 2006. Penambahan limbah padat kunyit (Curcuma domestica) pada ransum ayam dan pengaruhnya terhadap status darah dan hepar ayam (Gallus sp). Buletin Anatomi dan Fisiologi. Vol XIV.

Frandson, R. D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4.Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Geraert, P. A., Padilha, J. C. F. and Guilaumin, S. 1996. Metabolic and endocrine changes induced by chronic heat exposure chickens: biological and endocrinological variables. British Journal of Nutrition, v.75, p.195-204

Gunawan dan M. M. S. Sundari. 2003. Pengaruh penggunaan probiotik dalam ransum terhadap produktivitas ayam. Wartazoa 13(3):92−98.

Guyton, A. C. and Hall, J. E. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta : EGC. P. 208 – 212, 219 – 223, 277 – 282, 285 – 287.

Guyton dan Hall. 1996. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi ke-7 bagian 1, Terjemahan: dr. Irawati, dr. L. M.A Ken Arita Tengadi dan dr. Alex Santoso. Penerbit Buku Kedokteran, EGC, Jakarta.

Hardjosworo, P. S., T. Nuryati., Sutarto dan M. Khamin. 2002. Sukses Menetaskan Telur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Haryono, B. 1978. Hematologi Klinik. Bagian Kimia Medik Veteriner. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Hoffbrand A. V. dan J. E. Pettit. 1996. Kapita Selekta Hematologi. Ed ke-2. Iyan D, penerjemah. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran, EGC. Terjemahan dari : Essential Hematology.

Johnson, K. E. 1994. Histologi dan Biologi Sel Seri Kapita Selekta, penerjemah: Gunawijaya, A., judul buku asli: Histology and Biology Cell. Binarupa Aksara, Jakarta. Pp. 331-336.

Kartasudjana. 2001. Manajemen Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta

Kayadoe, M., P. Sambodo, dan Y. Aronggear. 2008. Perbandingan Gambaran Darah Burung Maleo Gunung (Aepodius arfakianus) Betina Dan Unggas Yang Telah Didomestikasi. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Manokwari: Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua.

Marwandana, Z. 2012. Efektifitas Kombinasi Jumlah dan Bentuk Ramuan Herbal sebagai Imbuhan Pakan Terhadap Performa Broiler. Skripsi. FakultasPeternakan Universitas Hasanuddin.

Matitaputty, P. R. dan Suryana. 2010. Karakteristik Daging Itik dan Permasalahan Serta Upaya Pencegahan Off-Flavor Akibat Oksidasi Lipida. Wartazoa 20(3).

Mulyono, S. 2004. Memelihara Ayam Buras Berorientasi Agribisnis. Penebar Swadaya. Jakarta.

Natalia, R. D. 2008. Jumlah Eritrosit, Nilai Hematokrit dan Kadar Hemoglobin Ayam Pedaging Umur 6 Minggu yang Diberi Suplemen Kunyit, Bawang Putih dan Zink. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

North, M. O. dan D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Mannual. 4th Edition. Van Nostrand Reinhold, New York.

Piliang, W. G. dan Djojosoebagio, S. 2006. Fisiologi Nutrisi. Volume ke-2. Bogor: IPB Press.

Rasyaf, M. 2004. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.

Reece, W. O. 2006. Functional Anatomy and Physiology of Domestic Animals. 3rd Ed. Blackwell Publishing, USA.

Revsianto, F. 2016. Pengaruh luas kandang dan pemberian beberapa level protein terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit itik kamang betina fase stater. Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Andalas, Padang.

Ricardo, A. F. 2014. Skripsi. Gambaran Bobot Hidup, Karkas, Persentase Karkas dan Lemak Abdomen Tiga Jenis Itik Lokal di Pembibitan Itik “ER” di Payobasuang Payakumbuh. Universitas Andalas, Padang

Sabrina. 2014. Respon Fisiologis dan performans itik Pitalah yang dipelihara pada ketinggian tempat dan protein ransum yang berbeda. Program Pascasarjana. Universitas Andalas, Padang.

Scott, M. L. dan W. F. Dean. 1991. Nutrion and Management of Ducks. Cornell University. Ithaca. New York.

Sembiring, P. 1993. Pengantar Ilmu Produksi Ternak Unggas. Jurusan Peternakan FP USU. Medan

Setiyanto, R. 2005. Persentase bagian-bagian tubuh itik jantan lokal umur 10 minggu dengan penambahan tepung daun Beluntas (Pluchea indica L.) dalam pakan. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Shibata, T., M. Kawatana, K. Mitoma, and T. Nikki. 2007. Identification of heat stable proteinin the fatty livers of thyroidectomized chickens. J. Poult. Sci. 44: 182 – 188.

Sitorus, P. B. 2016. Skripsi. Pengaruh Jenis Alas Kandang dan Kepadatan Kandang Terhadap Persentase Karkas Itik Pitalah Jantan Umur 10 Minggu. Universitas Andalas. Padang

Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Solihat., S. Suswoyo, dan I. Ismoyowati. 2003. Kemampuan Performan Produksi Telur Dari Berbagai Itik Lokal. Jurnal Peternakan Tropis 3 (1):27-32.

Sturkie, P. D. 1976. Blood Physical Characteristic, Formed, Elemant, Hemoglobin and Coagulation. Avian Physiology. Third Edition. Sringerverlag. New York. P. 141.

Sudaro, Y. dan A. Siriwa. 2007. Ransum Ayam dan Itik. Cetakan IX. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sudiyono dan T. H. Purwatri. 2007. Pengaruh penambahan enzim dalam ransum terhadap persentase karkas dan bagian-bagian karkas itik lokal jantan. J. Ind Trop Animal Agric. 32(4): 270-276.

Swennen, Q., E. Decuypere, and J. Buyse. 2007. Implications of dietary macronutrients for growth and metabolism in broiler chickens. World Poult. Sci. Assoc. J. 63(4): 541-556.

Wahju, J. 1997. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke-4. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wakhid, A. 2010. Beternak dan Berbisnis Itik. PT. Agromedia, Jakarta.

Widjajakusuma, R. dan S. H. S Sikar. 1986. Diktat Kuliah Fisiologi Hewan. Bogor. IPB.




DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.21.2.64-75.2019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) 

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.