Skrining Senyawa Metabolit Steroid sebagai Hormon Reproduksi Ternak pada Tanaman Katuk dan Jantung Pisang

H. D. Putranto, S. M. Ginting, . Nurmeliasari, Y. Yumiati

Abstract


Indonesia memiliki banyak plasma nutfah berupa tanaman yang berpotensi untuk difungsikan sebagai bahan pakan ternak baik yang diposisikan sebagai bahan pakan utama ataupun suplemen dengan tujuan tertentu. Tanaman katuk (Sauropus androgynus) dalam beragam bentuk dan formulasi telah disuplementasikan untuk meningkatkan status reproduksi ternak. Sedangkan jantung pisang telah lama dipergunakan oleh beberapa kalangan masyarakat guna memperbaiki status reproduksi. Pada penelitian ini beberapa bagian tanaman katuk dan beberapa jenis jantung pisang diuji kandungan senyawa steroidnya (skrining) menggunakan metode Simes et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman katuk positif mengandung senyawa metabolit steroid (+) baik dari bagian daun (+), batang (+) serta campuran daun dan batang (+). Sedangkan jantung pisang raja, srindit, batu dan jantan seluruhnya negatif mengandung senyawa metabolit steroid (-). Dari hasil skrining fitokimia dapat disimpulkan bahwa tanaman katuk mengandung senyawa metabolit steroid yang berperan penting pada biosintesa hormon steroid ternak betina sedangkan jantung pisang tidak mengandung senyawa metabolit steroid.

Keywords


jantung pisang; katuk; senyawa metabolit steroid dan skrining fitokimia



DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.16.1.20-25.2014

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) 

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.
Copyrights by Unand © 2015