Pengaruh Dekok Daun Sirih (Piper betle L) Sebagai Bahan Teat Dipping pada Sapi Perah Friesian Holstein
DOI:
https://doi.org/10.25077/jpi.22.2.125-132.2020Keywords:
dekok daun sirih, teat dipping, Callifornia Mastitis Test, Total Plate Count, Sapi FHAbstract
Daun sirih merupakan tanaman herbal yang banyak manfaat dan memiliki antibakteri yang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan dekok daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai bahan teat dipping terhadap persentase penurunan CMT dan TPC susu sapi FH laktasi 1, 2 dan 3 serta tingkat penggunaan dekok daun sirih hijau (Piper betle L.) yang dapat menurunkan jumlah bakteri paling tinggi dan mengurangi tingkat kejadian mastitis. Ternak penelitian adalah 36 ekor induk sapi perah Friesian Holstein (FH) laktasi 1, 2 dan 3. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri atas 12 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap California Mastitis Test (CMT) dan Total Plate Count (TPC). Kesimpulan menunjukkan bahwa perlakuan dekok daun sirih 50% dan 60% menghasilkan paling efektif terhadap penurunan persentase CMT dan TPC, serta periode laktasi tidak mempengaruhi dalam penurunan persentase CMT dan TPCReferences
Bhutto, A. L., Murray, R. D. and Woldehiwet, Z. 2012. California mastitis test scores as indicators of subclinical intramammary infections at the end of lactation in dairy cows. Res. Vet. Sci. 92: 13-17.
Karlina C. Y., Ibrahim, M. dan Trimulyono G. 2013. Aktivitas antibakteri ekstrak herba krokot (Portulaca oleracea L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. E journal UNESA LenteraBio. 2 (1): 87–93.
Kurniawan, I., Sarwiyono, dan P. Surjowardojo, 2013. Pengaruh teat dipping menggunakan dekok daun kersen (Muntingia calibura L.) terhadap tingkat kejadian mastitis. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 23: 27-31.
Musnandar, E. 2011. Efisiensi energi pada sapi perah Holstein yang diberi berbagai imbangan rumput dan konsentrat. Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains 13: 53- 58.
Nickerson, S. 2013. Choosing the best teat dip for mastitis control and milk quality. Hill Farm Reseacrh Station. Louisiana State Univesity Agricultural Center. Homer, Loisiana.
Sagitarini, D., S. Usmiati, dan T. Astuti. 2013. Kadar protein dan nilai viskositas susu kambing Sapera di Cilacap dan Bogor. Jurnal Ilmiah Peternakan 1: 1057- 1063.
Suriyasathaporn, W. and V. Chupia. 2011. Reduction in number of bacteria after pre-milking teat dipping in milking dairy cows. J. Nat. Sci. 10: 301-306.
Surjowardojo, P. 2011. Tingkat kejadian mastitis dengan whiteside test dan produksi susu sapi perah Frisien Holstein. Jurnal Ternak Tropika 12: 46- 55.
Utami, K., L. Radiati, dan P. Surjowardojo. 2014. Kajian kualitas susu sapi PFH (Studi kasus pada anggota KAN di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang). Jurnal Ilmu-ilmu Ternak 24: 58-66.
Yusuf, R. 2010. Kandungan protein susu sapi perah friesian holstein akibat pemberian pakan yang mengandung tepung katu (Sauropus androgynus (L) (Merr) yang berbeda. Jurnal Teknologi Pertanian 6: 1-6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Hak cipta tulisan dan isi dari pekerjaan penulis adalah milik penulis. Sedangkan pemakaian hasil publikasi yang ada pada JPI harus mengikuti aturan lisensi dari Creative Commons seperti pada link berikut :
Â

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









