Uji Didih, Uji Alkohol dan Total Plate Count Susu Kambing Peranakan Etawa (PE) di Peternakan Ranting Mas

Authors

  • Rizqan Rizqan Program Pascasarjana, Fakultas Peternakan, Universitas Andalas, Padang
  • Arief Arief Fakultas Peternakan, Universitas Andalas, Padang
  • E. Roza Fakultas Peternakan, Universitas Andalas, Padang

DOI:

https://doi.org/10.25077/jpi.21.2.122-129.2019

Keywords:

aspek teknis, kambing PE, total koloni bakteri, uji alkohol, uji didih

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana kualitas susu kambing PE di Peternakan Ranting Mas dengan melakukan uji didih, uji alkohol dan total plate count. Kambing yang digunakan dalam penelitian adalah semua kambing PE yang sedang laktasi di peternakan Ranting Mas. Metode yang digunakan adalah survei secara langsung dan analisis laboratorium. Data yang di ambil adalah data primer yang merupakan pengamatan dan wawacara langsung dengan menggunakan kuisioner Ditjen Peternakan tahun 1992 dan data sekunder catatan dari peternak (recording) maupun instansi terkait. Data yang didapatkan di analisis secara deskriptif dengan rataan hitung dan standar deviasi. Parameter yang di ukur adalah uji didih, uji alkohol dan total plate count susu kambing PE serta penerapan aspek teknis menurut Ditjen Peternakan tahun 1992. Rerata uji didih, alkohol, total plate count dan penerapan aspek teknis secara berturut-turut di Peternakan Ranting Mas yaitu negatif, negatif, 3,9 x 105 ± 1,27 cfu/ml dan 90,50% (masuk kategori baik menurut Ditjen Peternakan tahun 1992). Hasil penelitian yang telah dilakukan di Peternakan Ranting Mas dapat disimpulkan susu kambing hasil penelitian ini masih memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia tahun 2011 serta penerpan aspek teknis di lokasi penelitian termasuk kedalam kategori baik sesuai dengan standar Ditjen Peternakan tahun 1992.

References

Aritonang, S. N. 2009. Susu dan Teknologi. Penerbit Swagati Press, Cirebon.

Badan Standarisasi Nasional. 2011. No. SNI 01–3141–2011. Susu segar. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 1992. Pedoman identifikasi faktor penentu teknis peternakan. Proyek Peningkatan Produksi Peternakan. Diktat. Direktur Jenderal Peternakan Departemen Pertanian: Jakarta.

Dwitania, D. C. dan I. B. N. Swacita. 2013. Uji didih, Alkohol dan Derajat Asam Susu Sapi Kemasan yang Dijual di Pasar Tradisional Kota Denpasar. Indonesia Medicus Veterinus 2(4):437-444.

Hadiwiyoto, S. 1994. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Liberty, Yogyakarta.

Hijriah, P. F., P. E. Santoso, dan V. Wanniatie. 2016. Status mikrobiologi (total plate count, coliform, dan escherichia coli) susu kambing peranakan etawa (pe) di desa Sungai Langka kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu Vol. 4(3): 217-221.

Kurniawan, I., Sarwiyono, dan P. Surjowardojo. 2013. Pengaruh teat dipping menggunakan dekok daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap tingkat kejadian mastitis. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 23(3): 27-31.

Milller G. D., J. K. Jarvis, and L. D. McBean. 2007. Handbook of Dairy Foods and Nutrition/National Dairy Council. Third edition. CRC Press, New York.

Ratya, N., E. Taufik, dan I. I. Arief. 2017. Karakteristik Kimia, Fisik dan Mikrobiologis Susu Kambing Peranakan Etawa di Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 05(1): 1-4

Setiawan, T. dan A. Tanius. 2005. Beternak Kambing Perah Peranakan Ettawa. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sodiq. 2001. Small Ruminant production system under rural area and improving weaning weight. Scientific Publication Unsoed, Purwokerto. 27(3): 41–52.

Sodiq, A dan Z. Abidin. 2008. Meningkatkan produksi susu kambing peranakan etawa. Cetakan pertama. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Stell, G. D. dan J. H. Torrie. 1994. Principle and Procedure of Statistic. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suardana, I. W. dan I. B. N. Swacita. 2004. Food Hygiene. Petunjuk Laboratorium. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Denpasar.

Sugeng, B. 1992. Sapi Potong. Penebar Swadaya, Jakarta.

Suwito, W., W. S. Nugroho., A. E. T. H. Wahyuni, dan B. Sumiarto. 2014. Analisis Mikrobiologi Susu Kambing Peranakan Ettawa (Pe) Dari Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal Kedokteran Hewan. 8(2): 101-104

Thai Agricultural Standard. 2008. TAS 6006-2008. Raw goat milk. National Bureau of Agricultural Commodity and Food Standards, Ministry of Agriculture and Cooperatives. ICS 67.100.01. Published in the Royal Gaze tte Vol. 125 Section 139 D. Thailand.

Published

2019-05-31

How to Cite

Rizqan, R., Arief, A., & Roza, E. (2019). Uji Didih, Uji Alkohol dan Total Plate Count Susu Kambing Peranakan Etawa (PE) di Peternakan Ranting Mas. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 21(2), 122–129. https://doi.org/10.25077/jpi.21.2.122-129.2019

Issue

Section

Vol.21, No.2 (2019)