Peran Komunikasi Penyuluh Lapangan dalam Pembangunan Agribisnis Ternak Itik di Kabupaten Brebes

Authors

  • S. N. Utami Program Studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponegoro KM 2 Wanasari Brebes 52252
  • S. K. Sita Program Studi Agribisnis Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponegoro KM 2 Wanasari Brebes 5225

DOI:

https://doi.org/10.25077/jpi.20.3.160-165.2018

Keywords:

komunikasi, penyuluh lapangan, pengembangan agribisnis ternak itik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran penyuluh lapangan dalam rangka pengembangan agribisnis ternak itik di Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan subjektif dengan data kualitatif. Metode dalam pengambilan data adalah dengan indepth interview, survei, dan studi pustaka yang diharapkan dapat menunjang kegiatan penelitian. Wawancara dilakukan terhadap penyuluh lapangan serta peternak lokal di tiga wilayah kecamatan yang dipilih secara random sampling. Analisis data menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui keefektifan komunikasi oleh penyuluh lapangan yang ada di wilayah Kabupaten Brebes. Dari hasil wawancara dan survei lapangan, kemudian dirumuskan  model komunikasi yang efektif dengan menggunakan analisis SWOT.  Analisis SWOT tersebut dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan dalam rangka pengembangan agribisnis ternak itik di Kabupaten Brebes. Kesimpulan yang didapat bahwa model komunikasi yang sesuai adalah dengan metode yang dibutuhkan oleh petani. Penyuluh memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan pembangunan agribisnis ternak itik di Kabupaten Brebes. Hal tersebut didukung dengan komunikasi personal yang baik antara penyuluh lapangan dengan peternak itik di Kabupaten Brebes.

References

bdullah, A. 2008. Peranan Penyuluhan dan Kelompok Tani Ternak untuk Meningkatkan Adopsi Teknologi dalam Peternakan Sapi Potong. Dalam Prosiding Seminar Nasional Sapi Potong – Palu, 24 November 2008: 188 – 195.

Anggriyani, E. 2014. Analisis Peran Komunikasi Antara Kelompok dalam Jaringan Komunikasi. Sains Peternakan Vol 12 (2) September 2014: 107 – 113.

Handayani, M, A. Setiadi, S. Gayatri, dan H. Setiyawan. 2007. Profil Usaha Peternakan Itik di Kabupaten Brebes. Journal of Animal Agricultural Socio-economics 3 (1), Januari 2007: 20 – 25.

Indardi. 2016. Pengembangan Model Komunikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Tani. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research 2 (1): 75 – 84.

Mulyana, D. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian. 2008. Pedoman Revitalisasi Penyuluhan Pertanian. Pusat Pengembangan Penyuluhan Pertanian. Badan Pengembangan SDM Pertanian Deptan. https://www.Deptan.go.id/bpsdm/pedum/PedomanRPP2008.pdf.

Ramirez, R. and Wendy, Q. 2004. Communication for Development. International Development Research Centre and the Food and Agriculture Organization of The United Nations. 2004.

Rangkuti, F. 2006. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sonbait. L. Y. 2011. Identifikasi Problem Komunikasi Peternak di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Jurnal Ilmu Komunikasi 9 (2), Mei – Agustus 2011: 157 165.

Suparta, N. 2007. Penyuluhan Sistem Agribisnis suatu Pendekatan Holistik. Program Studi Sosial Ekonomi dan Agribisnis. Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Denpasar.

Wulyono, T. dan Ahsin, D. 2013. Strategi Pengembangan Itik dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Peternak di Kabupaten Kediri. Jurnal Manajemen Agribisnis 13 (2), Juli 2013 : 17 – 30.

Published

2018-10-18

How to Cite

Utami, S. N., & Sita, S. K. (2018). Peran Komunikasi Penyuluh Lapangan dalam Pembangunan Agribisnis Ternak Itik di Kabupaten Brebes. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 20(3), 160–165. https://doi.org/10.25077/jpi.20.3.160-165.2018

Issue

Section

Vol.20, No.3 (2018)