Kombinasi Abu Kayu dan Kapur pada Proses Pengasinan terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Nilai Organoleptik Telur Asin

Authors

  • D. Novia Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang, 25163
  • S. Melia Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang, 25163
  • Mutiara Mutiara Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang, 25163

DOI:

https://doi.org/10.25077/jpi.18.1.29-35.2016

Keywords:

abu kayu, fisikokimia, kapur, nilai organoleptik, telur asin

Abstract

Proses pengasinan akan mengubah telur itik menjadi telur dengan kandungan mineral, dan organoleptik yang meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh kombinasi abu kayu dan kapur pada proses pengasinan terhadap kadar kolesterol, NaCl, kalsium, lemak, air, pH, dan organoleptik telur asin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuannya adalah kombinasi abu kayu dengan kapur : A (4-0), B (3-1), C (2-2), D (1-3) dan E (0-4). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kombinasi abu kayu dan kapur berpengaruh terhadap kadar NaCl, kalsium, pH tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar lemak, air, dan nilai organoleptik. Perlakuan terbaik adalah kombinasi abu kayu dan kapur (2-2) dengan kadar NaCl 3,69±0,47%, kalsium 1,72±0,06%, lemak 13,94±1,28%, air 70,96±0,92%, pH 6,91±0,17, warna 2,16, aroma 2,24 dan rasa 2,20 (suka).

Published

2016-02-01

How to Cite

Novia, D., Melia, S., & Mutiara, M. (2016). Kombinasi Abu Kayu dan Kapur pada Proses Pengasinan terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Nilai Organoleptik Telur Asin. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 18(1), 29–35. https://doi.org/10.25077/jpi.18.1.29-35.2016