Performa Berahi Sapi PO Berbagai Umur yang Disinkronisasi Menggunakan Medroxy Progesterone Acetate di Satker Kendal

Mustagfiroh Mustagfiroh, Sutiyono Sutiyono, E. Kurnianto

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk menganalisis performa berahi sapi Peranakan Ongole (PO) yang disinkronisasi dengan Medroxy Progesterone Acetate (MPA). Materi penelitian adalah 53 ekor sapi PO betina. Sapi-sapi dibagi berdasarkan umur menjadi 3 kelompok yaitu 2-5, >5-9 dan >9-12 tahun, kemudian sapi disinkronisasi menggunakan MPA dengan dosis 50 mg per ekor. Parameter yang diamati adalah jumlah sapi yang berahi, kecepatan berahi dan lama berahi. Data banyaknya sapi yang berahi dianalisis menggunakan analisis deskriptif sedangkan data kecepatan berahi dan lama berahi masing-masing kelompok umur dianalisis menggunakan one way anova dengan bantuan progam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan persentase respon berahi sapi yang disinkronisasi menggunakan MPA pada masing-masing kelompok umur 20%, 50% dan 35%. Hasil analisis kecepatan berahi dan lama berahi antar kelompok umur sapi yang disinkronisasi dengan MPA menunjukkan tidak ada perbedaan. Simpulan penelitian adalah sinkronisasi menggunakan MPA tidak memberi perubahan terhadap performa berahi sapi PO berbagai umur.


Keywords


performa berahi; progesteron; Sapi Peranakan Ongole (PO); sinkronisasi berahi; umur

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z., Y.S. Ondho dan Sutiyono. 2012. Penampilan berahi sapi Jawa berdasarkan poel 1, poel 2, dan poel 4. J. Anim. Agric. 1 (2): 86 – 92.

Badan Pusat Statistik Jakarta Pusat. 2016. Populasi Sapi Potong menurut Provinsi 2012-2016. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Britt, J. H. 1987. Synchronization of Ovulation. In: E. S. E. Hafez (ed). Reproduction in Farm Animal. Fifth Ed. Lea dan Febiger. Philadelphia.

Handayani, U. F., M. Hartono dan Siswanto. 2014. Respon kecepatan timbulnya estrus dan lama estrus pada sapi Bali setelah dua kali pemberian Prostaglandin F2α (PGF2α). J. Ilmiah Peternakan Terpadu. 2 (1) : 33-39.

Hastono. 2000. Penyerempakan berahi pada domba dan kambing. J. Anim. Prod. 2 (1): 1-8.

Ismail, M. 2009. Onset dan intensitas estrus kambing pada umur yang berbeda. J. Agroland. 16 (2) : 180-186.

Pane, I. 1993. Pemuliabiakan Ternak Sapi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Praharni, L. 2011. Respon sinkronisasi estrus sapi Brahman dan persilangannya. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor 7-8 Juni 2011. Puslitbang Peternakan, Bogor. 68-74.

Rizal, M. dan Herdis. 2008. Inseminasi Buatan pada Domba. Rineka Cipta. Jakarta.

Shinjo, A. 1990. First Course in Statistics First Edition. University of the Ryukyus Nishihara-Cho, Okinawa

Soejosopoetro,B. 2011. Studi tentang pemotongan sapi betina di RPH Malang. J. Ternak Tropika. 12 (1) : 23-26.

Sutiyono, E. T. Setiatin, Kuncara dan S. Mayasari. 2008. Pengaruh pemberian ekstrak hipofisa terhadap berahi dan fertilitas pada domba yang berahinya diserentakan dengan progesteron. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 33: 35-41.

Sutiyono, D. Samsudewa dan A. Suryawijaya. 2014. Dampak sinkronisasi berahi menggunakan progesteron terhadap berahi dan kebuntingan sapi betina milik rakyat Kabupaten Sukoharjo. J. Litbang Provinsi Jawa Tengah. 12 (1): 27-32.

Tagama, T. R. 1995. Pengaruh hormon estrogen, progesteron dan prostaglandin f2 alfa terhadap aktivitas birahi sapi PO dara. J. Ilmiah Penelitian Ternak Grati. 4 (1): 7-11.

Toelihere, M. R. 1985. Fisiologi Reproduksi pada Ternak. Angkasa Bandung, Bandung

Toelihere, M. R. 1997. Peran bioteknologi reproduksi dalam pembinaan produksi peternakan di Indonesia. Makalah disampaikan pada pertemuan teknis dan koordinasi Produksi Peternakan Nasional. Cisarua, 4 – 6 Agustus 1997. Halaman 45-80.

Zainuddin, M., M. N. Ihsan dan Suyadi. 2015. Efisiensi reproduksi sapi perah PFH pada berbagai umur Di CV. Milkindo Berka Abadi Desa Tegalsari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. J. Ilmu-Ilmu Peternakan. 24 (3): 32 – 77.

Zulkarnain., Sutiyono dan E. T Setiatin. 2015. Pemanfaatan ekstrak hipotalamus kambing sebagai upaya optimalisasi kesuburan kambing Kejobong betina. J. Vet. 16 (3) : 343-350.




DOI: https://doi.org/10.25077/jpi.20.2.145-150.2018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visitor

View My Stats

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) - Indonesian Journal of Animal Science

Fakultas Peternakan Universitas Andalas.
Kampus Unand Limau Manis Padang-25163, Sumatera Barat, Indonesia.
Copyrights by Unand © 2015